Hai, udah minggu ke 11 nih. Kali ini kita ngebahasa Modal Auxiliaries. Modal auxiliaries dalam bahasa Inggris antara lain :
Can
May
Shall
Will
Must
Could
Might
Should
Would
Ought to

Can and Could
Can biasanya digunakan untuk menyatakan :
Untuk menyatakan kemampuan (ability), meminta izin (present), dan menyatakan kemungkinan yang bersifat teoritis.
Contoh :
- Amanda can speak French, but she can't write it well.
- Can I go back earlier?
- Japan car factories can make better cars if they think there's profit in it.

Sedangkan could digunakana untuk menyatakan kemampuan (ability) dalam bentuk lampau, meminta  izin (past atau future), dan menyatakan kemungkinan/kemampuan dalam bentuk present ataupun yang bersifat belum pasti.
Contoh :
- I could easily beat you when we were kids.
- Could you please bring my textbook?
- If Jack studied harder, he could pass this exam.

May and Might
Dalam penggunaannya, may dan might memang agak sedikit membingungkan. Dalam bentuk kalimat tanya, might merupakan bentuk lampau dari may. Sedangkan dalam konteks kalimat yang menyatakan suatu kemungkinan, may dan might sama-sama bisa digunakan dalam bentuk present maupun future. Untuk membentuk kalimat dalam bentuk past, might diikuti dengan have dan past participle.
Contoh :
- May I leave class early?
- Miss Mona may be my next tutor.
- Miss Mona might be my next tutor.
- Nikita might have advised me not to go, but I insisted.
Caranya mudah untuk membedakan penggunaan may dan might dalam konteks kalimat yang menyatakan suatu kemungkinan. Kalau kemungkinannya belum didukung oleh fakta yang meyakinkan, maka gunakan may, sedangkan kalau kemungkinannya sudah memiliki fakta-fakta yang sesuai maka gunakan might.

Shall and Should
Dalam bahasa Inggris British, shall biasanya digunakan dalam situasi formal tapi di American English justru shall jarang digunakan. Penggunaan should justru lebih sering, baik shall maupun should digunakan untuk menyatakan saran, namun should bersifat lebih menekan. Shall banyak digunakan untuk menyatakan saran atau pertanyaan secara sopan.
Contoh :
- Shall I call Mr. Choy for you?
- You should go to a doctor.

Will and Would
Will digunakan untuk menyatakan kesediaan, niat, dan perkiraan.
Contoh :
- I will wash the dishes if you clean the living room.
- I will do my homework later on.
- The rain will over soon.
Would juga bisa digunakan untuk menyatakan kesediaan, dalam konteks yang lebih menekan. Would juga bisa digunakan untuk menyatakan suatu kebiasaan yang terjadi di masa lampau.
Contoh :
- Would you please take off your coat?
- When he lived in England, miss Mary would often eat in Asian restaurant next to my flat.

Must 
Must digunakan untuk menyatakan suatu kemungkinan yang bersifat mendekati pasti, bisa juga digunakan untuk menyatakan kewajiban atau saran yang sifatnya memaksa. Ought to memiliki arti dan penggunaan yang sama dengan must.
Contoh :
- It's raining, it must be so cold outside.
- I must go home at 7 pm.
- Children must do their homework.

Download versi PDF artikel ini di sini : English Club Week 11 - Moda Auxiliaries

Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat dipahami dengan mudah, mohon maaf jika terdapat kesalahan baik dalam pengetikan maupun penyampaian. Koreksi, kritik, dan saran silahkan teman-teman kirimkan melalui Comment Box atau e-mail ke gegedanish@gmail.com. Terima kasih (: