Monday, December 23, 2013

Hello pals, udah Senin lagi dong. Hari ini kita belajar sedikit tentang slang yang dipakai di negeri Kanguru. Langsung aja ya ;)

- Ambo : Ambulans
- Amber Fluid : bir / minuman beralkohol
- Ankle Biter : Anak kecil
- Barbie : Barbekyu (kata benda)
- Big Smoke : Kota besar
- Bingle : Kecelakaan kendaraan bermotor
- Bludger : Pemalas
- Bored shitless : Sangat bosan
- Brekkie : Sarapan
- Chokkie : Cokelat (makanan)
- Chook : Ayam
- Chrissie : Natal
- Cranky : Marah, Bad Mood
- Durry : Rokok, tembakau
- Exy : Mahal
- Good Oil : Ide bagus, informasi berguna
- Journo : Wartawan
- Lippy : Lipstik
- Moolah : Uang
- Mozzie : Nyamuk
- Polly : Politisi
- Porky : Bohong
- Postie : Tukang pos
- Rotten : Mabuk (akibat minuman keras)
- Sanger : Sandwich
- Shit house : Toilet
- Tall poppies : Orang sukses
- Technicolor Yawn : Muntahan
- Vedgies : Sayuran
- Vejjo : Vegetarian
- Wuss : Pengecut
- Yabber : Banyak bicara

Posted on Monday, December 23, 2013 by Gege Danish

No comments

Monday, December 16, 2013


Hi pals, udah Senin lagi nih. Maaf ya minggu lalu English Club-nya tertunda karena ada beberapa gangguan tekhnis :b Minggu ini kita mulai lagi kelasnya, kita coba ngebahas tips buat wawancara kerja dalam bahasa Inggris. Sebenernya wawancara kerja dalam bahasa Inggris nggak jauh beda dengan interview kerja bahasa Indonesia. Si penginterview biasanya nanya kita dapat info lowongan kerja dari mana sebagai ice-breaking atau pembuka. Pertanyaannya kira-kira kayak gini nih :
- How do you get information about vacancy in our company? 
Jawab aja sesuai dengan sumber tempat kita mendapatkan informasi lowongannya, entah itu koran, internet, iklan tv atau lain-lain. Dalam bahasa Inggris, kamu bisa jawab dengan contoh kayak gini :
- I get the information from newspaper
Setelah pertanyaan pembuka, pewawancara mungkin menanyakan alasan melamar di perusahaan tersebut.
- Why are you applying for this job?
Kamu jawab dengan alasanmu, misalnya "I want to improve my skill" (Saya ingin meningkatkan kemampuan saya), atau alasan lain sesuai yang kamu ingini.
Berikut beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyain pewawancara dalam wawancara kerja dalam bahasa Inggris, seperti yang tadi saya bilang memang pertanyaannya nggak jauh beda sama interview dalam bahasa Indonesia.
- Please tell me about yourself!
Jawab pertanyaan ini dengan deskripsi tentang diri kamu, mulai dari nama, pendidikan, status, keahlian, dan penjelasan-penjelasan lain yang sesuai. Karena ini mengenai diri kamu sendiri, tentu lebih gampang ngejelasinnya. Jawab pertanyaan dengan singkat dan jelas, kalau memang penjelasanmu masih kurang si pewawancara pasti akan menanyakannya di pertanyaan berikut.
- What's your major?
Pertanyaan ini muncul kalo pas kamu jawab pertanyaan sebelumnya, kamu belum nyebutin gelar. Atau mungkin karena pewawancaranya iseng, udah dijawab dipertanyaan sebelumnya tapi masih ditanyain lagi. Jawab aja dengan pendidikan terkahir, gelar dan bidang pendidikan yang kamu ambil.
- Have you ever worked before? Where?
Kalau kamu sudah pernah bekerja sebelumnya, jawab dengan Yes dan jelaskan nama perusahaan dan jabatan terkahir. Tambahkan juga lamanya pengalaman kerja yang pernah kamu jalani di perusahaan tersebut.
- Why do you leave your previous job?
Pertanyaan ini muncul setelah kamu menjawab pertanyaan sebelumnya, kemukakanlah alasan kenapa kamu keluar dari pekerjaan sebelumnya. Hindari menjawab dengan mendeskreditkan perusahaan atau atasan di tempat kerja lamamu, jawablah dengan alasan yang logis dan meyakinkan.
- How do you consider your strengths and weaknesses?
Ini berarti si pewawancara menanyakan kelebihan dan kekuranganmu, well berarti ini jawabannya balik lagi mengenai dirimu sendiri. Jelaskan apa kelebihanmu yang paling dominan, dan kekurangan yang paling sering membuat kamu merasa tidak percaya diri atau semacamnya.

Biasanya si pewaeancara juga menanyakan apa kita tahu mengenai perusahaan tempat kita ngelamar ini, untuk mengantisipasinya jangan lupa buat cari informasi mengenai profil perusahaan tersebut, analisa dan pahami agar bisa ngejawab pertanyaan dengan lancar dan mudah. Biar berasa profesional, jawab pertanyaan dari pewawancara dengan santai, jelas, dan jangan gugup. Jangan lupa latihan di depan kaca biar nggak kaku ngejawabnya, well mungkin pertanyaan dari pewawancara nggak sama persis dengan yang ada di Kalau kamu berhasil meyakinkan si pewawancara, mudah-mudahan setelah interview kamu bakal langsung ditelpon pihak perusahaan buat kerja di hari berikutnya :D

Semoga tips-nya bermanfaat ya pals. Jangan lupa sama yang satu ini "practices make perfect". Mungkin interview pertama masih berasa banget gugupnya, tapi semakin sering kamu nyoba pasti kedepannya bakal berasa lebih mudah ;)

Posted on Monday, December 16, 2013 by Gege Danish

No comments

Monday, December 02, 2013


Hai, udah minggu ke 11 nih. Kali ini kita ngebahasa Modal Auxiliaries. Modal auxiliaries dalam bahasa Inggris antara lain :
Can
May
Shall
Will
Must
Could
Might
Should
Would
Ought to

Can and Could
Can biasanya digunakan untuk menyatakan :
Untuk menyatakan kemampuan (ability), meminta izin (present), dan menyatakan kemungkinan yang bersifat teoritis.
Contoh :
- Amanda can speak French, but she can't write it well.
- Can I go back earlier?
- Japan car factories can make better cars if they think there's profit in it.

Sedangkan could digunakana untuk menyatakan kemampuan (ability) dalam bentuk lampau, meminta  izin (past atau future), dan menyatakan kemungkinan/kemampuan dalam bentuk present ataupun yang bersifat belum pasti.
Contoh :
- I could easily beat you when we were kids.
- Could you please bring my textbook?
- If Jack studied harder, he could pass this exam.

May and Might
Dalam penggunaannya, may dan might memang agak sedikit membingungkan. Dalam bentuk kalimat tanya, might merupakan bentuk lampau dari may. Sedangkan dalam konteks kalimat yang menyatakan suatu kemungkinan, may dan might sama-sama bisa digunakan dalam bentuk present maupun future. Untuk membentuk kalimat dalam bentuk past, might diikuti dengan have dan past participle.
Contoh :
- May I leave class early?
- Miss Mona may be my next tutor.
- Miss Mona might be my next tutor.
- Nikita might have advised me not to go, but I insisted.
Caranya mudah untuk membedakan penggunaan may dan might dalam konteks kalimat yang menyatakan suatu kemungkinan. Kalau kemungkinannya belum didukung oleh fakta yang meyakinkan, maka gunakan may, sedangkan kalau kemungkinannya sudah memiliki fakta-fakta yang sesuai maka gunakan might.

Shall and Should
Dalam bahasa Inggris British, shall biasanya digunakan dalam situasi formal tapi di American English justru shall jarang digunakan. Penggunaan should justru lebih sering, baik shall maupun should digunakan untuk menyatakan saran, namun should bersifat lebih menekan. Shall banyak digunakan untuk menyatakan saran atau pertanyaan secara sopan.
Contoh :
- Shall I call Mr. Choy for you?
- You should go to a doctor.

Will and Would
Will digunakan untuk menyatakan kesediaan, niat, dan perkiraan.
Contoh :
- I will wash the dishes if you clean the living room.
- I will do my homework later on.
- The rain will over soon.
Would juga bisa digunakan untuk menyatakan kesediaan, dalam konteks yang lebih menekan. Would juga bisa digunakan untuk menyatakan suatu kebiasaan yang terjadi di masa lampau.
Contoh :
- Would you please take off your coat?
- When he lived in England, miss Mary would often eat in Asian restaurant next to my flat.

Must 
Must digunakan untuk menyatakan suatu kemungkinan yang bersifat mendekati pasti, bisa juga digunakan untuk menyatakan kewajiban atau saran yang sifatnya memaksa. Ought to memiliki arti dan penggunaan yang sama dengan must.
Contoh :
- It's raining, it must be so cold outside.
- I must go home at 7 pm.
- Children must do their homework.

Download versi PDF artikel ini di sini : English Club Week 11 - Moda Auxiliaries

Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat dipahami dengan mudah, mohon maaf jika terdapat kesalahan baik dalam pengetikan maupun penyampaian. Koreksi, kritik, dan saran silahkan teman-teman kirimkan melalui Comment Box atau e-mail ke gegedanish@gmail.com. Terima kasih (:

Posted on Monday, December 02, 2013 by Gege Danish

No comments